Pernahkah kita berpikir mengapa begitu banyak perempuan dan
wanita muslim yang mengenakan ‘jilbab’, namun berpakaian sangat ‘provokatif,’
misalnya menampakkan lekuk-lekuk kemolekan tubuhnya? Fungsi jilbab yang
semestinya diarahkan untuk menutupi aurat, seperti dada dan pinggul, justru
malah diabaikan.
Sejatinya, penutup kepala seperti itu bukanlah jilbab dalam
perspektif hijab yang disyariatkan Islam. Orang-orang lebih menyebutnya dengan
“kerudung gaul”. Atau diistilahkan Milasari Astuti –dalam artikelnya di sebuah
situs Islam— dengan istilah “jilbab cekek”, karena memang benar-benar hanya
sebatasnyekek leher.
Maksudnya, seorang perempuan muslim mengenakan kerudung yang
menutupi kepala dan rambutnya, namun berpakaian tipis, transparan, atau ketat
sehingga menampakkan lekuk tubuhnya. Semisal, kepala dibalut kerudung atau
jilbab, namun berbaju atau kaos ketat, bercelanajean atau legging yang full
pressed body, dan lain sebagainya.
Ketika ditanya mengenai sabda Nabi: “Berpakaian tapi telanjang”,
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjawab, “Yakni wanita-wanita tersebut
memakai pakaian, akan tetapi pakaian mereka tidak tertutup rapat (menutup
seluruh tubuhnya atau auratnya).”
Ibnu ‘Abdil Barr
mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun(berpakaian namun telanjang) adalah para
wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya,
pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan
sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.”
(Lihat:Jilbab Al-Mar‘ah Muslimah, 125-126).
Hal senada juga dikatakan oleh Ibnul Jauzi yang berpendapat
bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna. Pertama, wanita yang memakai
pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang
memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang. Kedua, wanita yang membuka
sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya
telanjang. Ketiga wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari
syukur kepada-Nya.
Pada intinya wanita berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai
pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya, atau memakai pakaian
ketat, sehingga terlihat lekuk tubuhnya, dan wanita yang membuka sebagian aurat
yang wajib dia tutup.
Semoga tulisan ini memberikan pencerahan bagi kaum wanita yang
kini terjebak dengan hal – hal yang sebenarnya adalah esensi dari jilbab
tersebut.
Sumber:
http://www.khalifah.co.id/

No comments:
Post a Comment