Syaikh Muhamad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah pernah
ditanya: "Bagaimanakah hukum memakai celana panjang yang kini marak
dipakai oleh kaum wanita?"
Beliau rahimahullah menjawab sebagai berikut:
"Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik hingga hari kiamat.
Sebelum saya menjawab pertanyaan tersebut; terlebih dahulu saya ingin menyampaikan nasehat kepada kaum mukminin supaya mereka memelihara dan menjaga orang-orang yang berada di bawah perlindungan mereka, yaitu keluarga mereka, anak laki-laki dan anak perempuan mereka, isteri-isteri mereka, saudara-saudara dan anggota keluarga mereka yang lainnya. Hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dalam mengemban amanat kepemimpinan tersebut dan hendaklah mereka tidak menyerahkan tali kepemimpinan mereka itu kepada kaum wanita yang disinyalir oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam di dalam sabdanya yang berkaitan dengan hak mereka,
Beliau rahimahullah menjawab sebagai berikut:
"Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik hingga hari kiamat.
Sebelum saya menjawab pertanyaan tersebut; terlebih dahulu saya ingin menyampaikan nasehat kepada kaum mukminin supaya mereka memelihara dan menjaga orang-orang yang berada di bawah perlindungan mereka, yaitu keluarga mereka, anak laki-laki dan anak perempuan mereka, isteri-isteri mereka, saudara-saudara dan anggota keluarga mereka yang lainnya. Hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dalam mengemban amanat kepemimpinan tersebut dan hendaklah mereka tidak menyerahkan tali kepemimpinan mereka itu kepada kaum wanita yang disinyalir oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam di dalam sabdanya yang berkaitan dengan hak mereka,
"Aku tidak melihat orang yang kurang akal dan agama,
yang mampu mengalahkan akal orang laki-laki yang memiliki keteguhan hati,
selain salah seorang darimu (kaum wanita)." (Al-Bukhari, bab Iman no.
304; Muslim, bab Imam no. 80)
Hendaklah kaum muslimin tidak berada di belakang atau menjadi
pendukung munculnya berbagai macam jenis pakaian tersebut di atas, yang sengaja
didatangkan ke tengah-tengah kaum muslimin dari sana sini yang kebanyakannya
tidak sesuai dengan ajaran Islam yang menyuruh seorang muslimah supaya menutup
auratnya dengan sempurna, seperti pakaian mini, pakaian ketat dan transparan.
Dan di antara pakaian yang dikategorikan sebagai pakaian yang tidak
diperbolehkan bagi seorang wanita muslimah adalah celana panjang. Karena
pakaian ini menampakkan bentuk kaki wanita pemakainya. Juga menampakkan lekuk
perutnya, pinggangnya, pantatnya dan bagian tubuh lainnya.
Dan wanita yang
memakai celana panjang, niscaya ia termasuk golongan wanita yang disinyalir dalam sebuah
hadits shahih, "Dua golongan manusia termasuk ahli neraka dan aku belum
pernah melihatnya yaitu: kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka
pukulkan kepada orang-orang serta wanita yang memakai pakaian tapi telanjang
yang berjalan lenggak-lenggok serta bergoyang-goyang, kepalanya seperti punuk
seekor unta yang besar. Niscaya mereka tidak akan masuk surga serta tidak akan
mencium bau harumnya. Sesungguhnya bau harum surga itu dapat tercium dari jarak
perjalanan sekian dan sekian." (Muslim, bab Pakaian; bab Surga serta
kenikmatannya, no. 2128)
Nasehatku kepada kaum muslimat serta kaum muslimin, hendaklah bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Taala dan segera kembali kepada ajaran Islam yang telah memerintahkan supaya menutup aurat; dan hendaklah mereka tidak menyia-nyiakan dan menghabiskan harta mereka hanya untuk membeli (mengoleksi) pakaian-pakaian tersebut.
Nasehatku kepada kaum muslimat serta kaum muslimin, hendaklah bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Taala dan segera kembali kepada ajaran Islam yang telah memerintahkan supaya menutup aurat; dan hendaklah mereka tidak menyia-nyiakan dan menghabiskan harta mereka hanya untuk membeli (mengoleksi) pakaian-pakaian tersebut.
Sumber:
http://www.insantv.com/

No comments:
Post a Comment